-Orang-dengan-ekor-ini

Viral Orang dengan ekor ini Disebut-sebut sebagai Reinkarnasi Dewa Hanoman

Hanoman adalah salah satu dewa agama Hindu dan protagonis dari epos Ramayana yang paling terkenal. Ia adalah kera putih dan anak dari Batara Byu dan Anjani, keponakan dari Subali dan Sugriwa. Menurut kitab Serat Pedhalangan, tokoh Hanoman sebenarnya merupakan versi asli dari epos Ramayana, namun dalam perkembangannya tokoh tersebut terkadang muncul dalam sinetron Mahabharata, menjadikannya tokoh yang sudah berumur. Di India, Hanuman dipuja sebagai dewa pelindung dan beberapa kuil didedikasikan untuk pemujaannya.

Berbicara tentang Hanoman, ada yang unik di negara Nepal. Seorang remaja mendadak viral di media sosial. Dia diklaim sebagai jelmaan dewa karena memiliki ekor berbulu panjang di tubuhnya. Ekor yang terletak di bagian atas tulang ekornya ini pertama kali terlihat oleh olang tuanya tepat setelah remaja ini dilahirkan.

Melansir Mirror, Senin (18/4/2022), remaja 16 tahun asal Nepal tersebut bernama Deshant Adhikari. Awalnya, dia merasa malu dengan embel-embel ekor berbulu sepanjang 70 cm yang memanjang dari tulang ekornya. Dia pun selalu menyembunyikannya dari publik.

Orang-dengan-ekor-ini-Disebut-sebut-sebagai-Reinkarnasi-Dewa-Hanoman

karena ekor tersebut semakin memanjang, orang tua Deshant pun semakin khawatir dan memutuskan untuk membawanya ke beberapa rumah sakit di Nepal dan bahkan ke luar negeri untuk mencari pengobatan. Dalam keputusasaan, akhirnya mereka menemui seorang pendeta lokal.

Namun siapa sangka, sang pendeta malah menyebut Deshant adalah reinkarnasi Dewa Hanoman. Bukannya kaget dan sedih, Kabar tersebut malah membuat Deshant dan orangtuanya merasa lebih bahagia dan bersyukur dengan keberadaan ekor tersebut. Sang pendeta berpesan agar ekor tersebut tidak disisir maupun dipotong menggunakan alat apapun.

Saat ini, Deshant menjadi lebih bangga dan percaya diri untuk menunjukkan ekornya. Dia mengamini perkataan sang pendeta dan sangat nyaman menunjukkan ekornya kepada dunia. Deshant pun kerap memamerkan ekor panjangnya di media sosial.

“Sebuah video saya menjadi viral di Tik Tok dan sekarang banyak orang mengenal saya sebagai anak laki-laki berekor, dan saya merasa senang dengan itu,” ujarnya.

Namun ternyata Deshant bukan satu-satunya keajaiban medis yang berasal dari Nepal. Pada 2020, pria terpendek di dunia yang bisa berjalan meninggal pada usia 27 tahun, setelah berjuang melawan sejumlah kondisi kesehatan.

Khagendra Thapa Magar, dari Nepal, tingginya hanya 67,08 ketika ia memecahkan Rekor Dunia Guinness pada ulang tahunnya yang ke-18 pada 2010. Secara resmi terdaftar sebagai pria terpendek di dunia yang bisa berjalan, Khagendra sangat kecil ketika dia lahir sehingga tubuhnya pas di telapak tangan ayahnya.